Pages

26.4.05

my ma'... after my dad.......

ngga ada hubungannya ama hari kartini, hari ibu ato hari-hari lainnya..

Dari smeua wanita diseluruh dunia yang pernah kehilangan suaminya (yang artinya ga banyak..) Ibu gw adalah yang paling tegar ngehadapinnya. Selama bokap sakit dari pertama kali masuk rumah sakit ampe akhirnya dipanggil Allah SWT. Dia selau ada disisi bokap gw, bahkan dia juga mandiin bokap gw pas meninggal. Salah satu hal yang hampir ga pernah temuin klo dateng ke pemakaman seseorang. Dan hampir ga pernah nunjukin air matanya di depan orang banyak (kecuali keluarga, temen deket dan gw tentunya..)

I'm sure that this trial was hard for her. Me,which is her only son was far away from her. Despite of that she never complain. She accept that as something that she must face. She was ready for that. One thing that she said to me after my father died "dimas, sekarang dimaslah tumpuan harapan mama satu-satunya". After that she stop crying.

No comments: