Pages

27.12.06

another late nite talk..

di tengah kesuntukan saya tadi malem. yang mungkin dikarenakan salah dosis "obat" dan nggak nongol nya temen ngobrol saya. saya justru menemukan beberapa hal menarik. berawal dari gagalnya ajakan ngopi sama si andi. saya disuruh baca 2 artikel yang katanya menarik di kompas kemaren *selasa 26 desember 2006*. yang satu adalah sikap
presiden iran terhadap kecaman dewan keamanan PBB dan yang satu lagi adalah analisis
politik berjudul kembang kertas.

dari 2 artikel itu sebenernya saya ga nemuin hal baru. karena siapa yang ga tau kehebatan mahmoud ahmadinejad menentang dominasi amerika dan memperjuangkan proyek nuklir di iran? dan siapa juga yang ga tau betapa busuknya politik di indonesia yang jauh dari ilmunya? tapi jadi menarik ketika akhirnya kami berdiskusi tentang "kenapa di indonesia ga ada orang sekelas ahmadinejad?" jelas ditengah kebuntuan politik kayak sekarang, munculnya seorang pemimpin sekelas ahmadinejad bisa jadi salah satu jawaban untuk kebangkitan indonesia. seorang pemimpin yang visioner dan berani bersikap. bukan kayak presiden kita sekarang, yang katanya punya visi *rrrr... gw ga tau visinya dia apaan..* tapi gak tegas dalam bersikap.

pernyataan pertama yang muncul di benak saya adalah gak mungkin di indonesia bisa muncul orang-orang macem ahmadinejad. sistemnya terlalu busuk, di semua tingkat korup. gak akan mungkin ada orang baik bisa nongol jadi pemimpin. baru bisa kalo semua orang yang megang pemerintahan sekarang di potong semua. tapi menurut dia, itu gak mungkin. prinsip sebuah kekuasaan mirip sama prinsip energi di fisika. energi itu kekal, dan untuk mendapatkan energi itu butuh transfer. dan yang paling mudah untuk mendapatkan energi adalah dengan mendekati nya. dengan gitu proses transfer jadi lebih mudah. okeh, saya bisa terima argumen itu.

nah gimana caranya biar bisa dapet kesempatan transfer tadi?

setiap jaman punya pemimpin dengan latar belakang yang beda-beda. awal indonesia berdiri pemimpin-pemimpin yang muncul dateng dengan latar belakang akademis yang kuat. soekarno, hatta, natsir, yamin dan lain-lain adalah cendikia yang memiliki visi besar tentang berdirinya negara indonesia. era ke-3, pemimpin-pemimpin muncul dari latar belakang militer. soeharto, ahmad yani, nasution muncul dari era yang penuh dengan konflik, perang, pemberontakan dan pengkhianatan. era ke-3, pemimpin-pemimpin muncul dari aktivis mahasiswa, sebutlah nama-nama orang yang ada sekarang itu lah. sekarang? banyak pemimpin muncul dari latar bisnis. jusuf kalla, bakrie, arifin panigoro dan lain-lain. dari semua jaman itu ada kesamaan yang saya dapet kecuali di jaman yang pertama. yaitu pemimpin yang ada muncul dari orang-orang yang mampu menjawab tantangan pada masa nya.

sekarang apa tantangan di masa kita nanti? teknologi? yup, mulai saat ini tantangan terbesar di indonesia adalah teknologi dan pemanfaatannya. dengan menguasai nya kita bisa dapet kesempatan buat transfer tadi. karena untuk mendekati proses transfer tadi kita butuh kapasitas yang besar dan cukup terekspos. dan kami sepakat kalau proses penguasaan teknologi tadi bisa di dapet dengan jalur akademik, lebih tepatnya research. S2 atau S3 mungkin. atau lebih dari itu. jadi kami bersepakat kalau minimal gelar akademik yang harus kami capai adalah master. lebih bagus lagi kalau bisa P.hd. dan dengan beberapa syarat lain, bisa jadi ahmadinejad nya indonesia. jadi lah semalem dari hasil diskusi saya nge-set goal baru di hidup saya. selain nikah cepet *kalo bisa..* tentunya.

abis ngobrol panjang soal politik dan masa depan. seperti biasa di obrolan antar 2 orang cowo. pasti ujung-ujungnya ngebahas soal perempuan sebagai salah satu keajaiban dunia. hihihihi.. dimulai dari kegalauan saya dan berujung pada rencana nikahnya dia taun 2010 nanti. berikut lampiran contoh undangan yang mungkin bakal dikirim ke saya nanti. ah.. kalau ngomongin hal yang ini saya jadi cuma bisa ngedengerin aja. karena beberapa hal yang membuat saya belakangan ini harus membuang jauh-jauh hal itu dari pikiran saya. well, komentar saya cuma "congrats.. finally you found her.. =)" sambil tetep ngebahas kemungkinan-kemungkinan yang lain. karena saya berbicara dengan seekor kadal berekor 9 disini. hihihi.. *mampus lu ndi..*

hal menarik yang lain saya dapet dari om ebonk, tentang "game theory". dari pembicaraan tentang gimana caranya ngebaca sebuah kondisi politik yang dia istilahkan sebagai "membaca peta". saya malah disuruh nyari referensi di google tentang "game theory". abis googling beberapa menit saya dapet beberapa referensi menarik dari mit. baru beberapa yang saya baca. intinya "game theory" adalah bagaimana cara memprediksi suatu keadaan yang melibatkan beberapa pihak, berikut opsi dan kemungkinan hasil dari opsi tersebut. sangat menarik, karena bisa diaplikasikan di berbagai macam hal mulai dari ekonomi, politik sampai percintaan. dan ternyata di luar negeri "game theory" adalah kuliah yang diajarkan di kampus. dan berhubung saya belom bisa cerita banyak sekarang. nanti bakal saya ceritain lagi kalo dah mulai ngerti. sementara itu, saya belajar dulu.

1 comment:

diannyakamu said...

dims,,jd mrasa bsalah nii tak dpt bersua dgn dirimu dimalam itu..
ko YM gw kadang error kadang bner yak..

klo lg onlen miskol gw aja pa,, ;)